Kamis, 12 Maret 2020


Dulu aku pernah bermimpi
menjadi santri wati
aku selalu membayangkan indahnya
berjalan menggenggam Al-Qur'an
Raut muka yang meneduhkan dan tenang
Hari hari penuh hafalan
Tapi sayang aku gagal meraih atau menggenggam mimpiku sendiri
Semua harus ku lepas karna ridho orang tua tak menemani
Mengajiku masih berantakan
Ilmu ilmu agamaku masih tidak karuan
lalu bagaimana wanita sepertiku bisa menjadi hafidzoh
hanya pakaianku saja yang bisa kuperbaiki,akhlakku ilmuku masih sebiji jagung
Saat aku akan menjadi ibu
Saat itu aku merasa takut,bagaimana aku bisa menjadi madrasah pertama bagi anakku
sementara aku sendiri tidak bisa mendidik diriku sendiri
Setiap malam malam panjang aku selalu berdo'a pada Allah agar aku tidak pernah gagal menjadi seorang ibu,menjadi seorang istri dan menjadi seorang anak.
Intinya ridhoi setiap langkah anak yang ingin menuntut ilmu agama sejatinya ia bisa membawamu ke surga,meski kau tidak bisa menjadi madrasah setidaknya kirimkan ia ke madrasah sambung untuk mendidiknya agar ia bisa menjadi anak yang shalih dan shalihah.

Indramayu,13 Maret 2020
Ruesih